10 Januari 2012

AKHIRNYA, PANEN RAYA DURIAN BERAKHIR...

Setelah berlangsung selama 2-3 bulan, bulan Januari - Maret 2010, akhirnya panen raya di kebun durian Antap Sari berakhir. Bagi penikmat durian unggul, tentu hal ini mengecewakan, namun pepatah mengatakan, tiada perta yang tak berkahir, bukan?

Kami sangat berterima kasih atas kesetiaan para penikmat durian unggul yang telah datang dan "menghabiskan" stok durian kami. Insya Allah tahun depan panen raya kami akan lebih banyak lagi sehingga lebih memuaskan para pelanggan kami.

Sampai Jumpa tahun depan....

******


JALAN KE ANTAP SARI YANG LONGSOR SUDAH DIPERBAIKI
Senin, 22 Maret 2010

Jalur menuju Kebun Durian Antap Sari yang terputus akibat longsor karena hujan yang terus menerus, kini telah diperbaiki dan bisa dilalui kembali. Sehingga bagi para penikmat Durian, anda tidak perlu berputar putar melalui jalan-jalan desa yang sempit untuk menuju kebun durian Antap Sari.
Kesempatan PANEN RAYA yang tinggal sekitar satu bulan lagi jangan anda sia-siakan. Ayo ajak keluarga, relasi bisnis atau teman-teman anda untuk mengunjungi kebun durian Antap Sari di Rajawetan, Tonjong, Brebes, Jawa Tengah.


HUJAN LEBAT, JALUR KE KEBUN DURIAN ANTAP SARI PUTUS
Akibat hujan yang turun terus menerus di wilayah Tonjong dan sekitarnya mengakibatkan jalan menuju kebun durian Antap Sari terputus. Akibatnya jalan bagi para pengunjung yang hendak menuju ke kebun durian Antap Sari dialihkan. Setelah masuk pertigaan pasar Linggapura dan lurus hingga Kantor Kecamatan, maka akan ada perempatan. Semula jalur yang digunakan adalah belok kanan, namun kini dialihkan menjadi lurus terus.

Untuk mendapatkan panduan, silahkan kontak 081 215 895 21 dengan Mas Uhan atau 081 328 706 687 dengan Bapak H. Herry Syaheri. Atau KLIK DISINI


*********

SAAT PANEN DURIAN TIBA...

Bulan-bulan ini, Januari - April 2010, kebun durian Antap Sari tengah menghadapi masa panen durian. Untuk bulan Januari 2010 hingga pertengahan Februari 2010, baru tersedia durian Jenis Lokal dan Sitokong. Sedangkan Primadona kebun Antap Sari yakni durian Monthong baru akan tersedia mulai pertengahan Februari 2010.

Namun begitu, puluhan pengunjung setiap harinya datang untuk menikmati lezatnya durian lokal maupun Sitokong. Mereka berani menempuh perjalanan jauh hanya untuk membuktikan kelezatan Durian Masak Pohon di habitanya. Dalam suasana alam yang sejuk, mereka bisa melepas kepenatan sambil menikmati pemandangan yang indah serta, tentunya, Durian yang luar biasa lezat.

21 Oktober 2011

PROFILE KEBUN DURIAN

Kebun Durian Antap Sari adalah sebuah Kebun buah-buahan yang terletak didesa Rajawetan, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Luas lahan keseluruhan yang dimiliki oleh Kebun Antap Sari adalah sekitar 6 (enam) hektar terbagi menjadi beberapa blok terpisah. Selain lahan milik sendiri, Kebun Antap Sari juga menggarap lahan milik pamong desa (bengkok) dengan sistem sewa tanah. Luasnya sekitar 7 (tujuh) hektar. Tanaman yang dibudidayakan di Kebun Antap Sari adalah Durian, Jeruk, Cengkeh dan tanaman lainnya.
Pada awalnya lahan ini hanya ditumbuhi semak belukar yang tumbuh dengan liar dan beberpa tanaman cengkeh, bambu dan kelapa yang tumbuh subur meski terkesan tidak terurus. Lahan yang jauh dari pemukiman penduduk dan dikelilingi bukit, sawah dan Kebun, terlihat asri dan cocok untuk dijadikan Kebun berbasis agrowisata. Perlu kesabaran dan keuletan serta modal yang besar untuk mengubah lahan belukar menjadi Kebun buah yang produktif.
Bulan November tahun 1994 dibuka lahan seluas 6 (enam) hektar untuk ditanam durian unggul. Dengan jarak tanam 10 meter x 10 meter, berhasil menanam sebanyak 600 (Enam ratus) batang bibit durian unggul dari berbagai jenis, diantaranya; Sunan, Petruk, Sithokong, Monthong, Sukun dan Kani. Namun dalam perkembangannya beberapa dari jenis tersebut tidak mampu hidup baik dilahan dengan ketinggian lebih kurang 400 dpl. Sehingga terjadi penjarangan dan hingga saat ini tinggal 400 batang pohon. Kebanyakan dari jenis Sitokong.
Nama Kebun Antap Sari berasal dari nama sungai yang mengalir pada sekitar lahan, dimana terdapat sungai Antap yang mengaliri lahan persawahan dibawah bukit.
Sampai dengan tahun ini (2006) tanaman durian di Kebun Antap Sari telah mengalami enam kali panen. Panen pertama tidak begitu banyak menghasilkan buah. Pada panen kedua tahun 2001 bulan Februari dihasilkan sebanyak lebih kurang 1500 butir buah durian dengan bobot antara satu hingga lima kilogram atau rata-rata 3 kg per butir.
Pada sekitar bulan September 1998, Kebun Antap Sari melirik lahan bengkok Kepala Desa dan perangkat desa Rajawetan yang tidak dimanfaatkan secara optimal untuk digunakan sebagai Kebun buah Jeruk Siam. Jumlah tanaman pada awalnya adalah sekitar 5000 batang tanaman Jeruk Siam dengan luas lahan 10 hektar. Namun pada perkembangannya berkurang menjadi 4800 batang pohon. Maka total tanaman jeruk yang dimiliki 6000 batang tanaman dengan luas lahan 12 hektar (ditambah lahan 2 hektar yang dimiliki untuk ditanam jeruk). Panen perdana dilakukan pada akhir bulan Juli 2003 hingga akhir September 2003. Hasilnya mencapai 80 ton buah jeruk segar.
Akan tetapi seiring dengan pertumbuhan tanaman yang kian membesar, ditambah dengan biaya perawatan yang juga semakin tidak sedikit, sementara dari tanaman tersebut belum bisa menghasilkan pemasukan yang seimbang, maka pemilik Kebun mengalami kesulitan dana. Sehingga untuk sementara ini, pemilik Kebun hanya melakukan perawatan yang penting-penting saja seperti penyemprotan hama dan penyakit atau pemupukan bagi tanaman yang kritis. Sedangkan usaha untuk membersihkan lahan dari rumput dan tanaman perdu lainnya sementara diabaikan.
Karena sejak awal didirikannya Kebun ini menginginkan dibentuk seperti agrowisata, dimana konsumen dapat membeli buah langsung di kebun atau memetiknya langsung dari pohonnya. Selain dapat menikmati buah langsung dari pohonnya juga dapat menikmati panorama alam yang indah disekitar Kebun. Sehingga Kebun dapat menjadi wisata alam yang indah dan memuaskan bagi konsumen.
Lokasi yang berada dekat pinggir jalan membuat Kebun mudah dijangkau dengan transportasi. Tahun depan Kebun ini akan membangun anjungan atau tempat istirahat untuk konsumen agar dapat menikmati buah dan panorama alam.
BIDANG KEGIATAN
Kebun Antap Sari bergerak pada bidang pertanian yang berbasis agribinis yang dilelola oleh seorang wiraswasta. Agrowisata ini mengolala Kebun buah, yang meliputi jeruk manis, dan yang utama adalah buah durian. Jeruk manis yang ditanam di Kebun Antap Sari yaitu jenis siam, sedangkan jenis durian yang dibudidayakan adalah jenis Sitokong, Sunan, Kani, Petruk dan Monthong.
Selain buah Kebun ini juga menanam cengkeh, dan pada Kebun durian juga diberi tanaman sela yaitu tanaman panili, jeruk lemon, jeruk purut dan pisang. Sebagai tanaman sela, jeruk lemon dapat menghasilkan buah yang lebat seperti tanaman monokultur dan juga tanaman lemon disini mengalami pembuahan setiap waktu. Tanaman pisang disini juga berguna sebagai naungan pada tanaman durian dan tanaman buah komersil guna menopang biaya pemeliharaan kebun durian selama belum berbuah.
Selain buah, Antap Sari juga melakukan pengadaan bibit untuk tanaman durian baik untuk Kebun sendiri dan untuk komersil. Bibit yang diperoleh dengan cara sambung dari batang tanaman yang sehat dan baik. Kemudian bibit ini dimasukan dalam polibag untuk dirawat sampai tiba saatnya untuk ditanam.
Disamping Produksi buah kebun durian antap sari juga menyediakan tempat untuk menikmati lezatnya buah durian yang manis dan wangi disamping dapat menikmati lezatnya buah dapat melihat pemndangan jauh ke depan yang tampak bentangan sawah nan hijau . disamping ruangan untuk makan juga di sediakan musolla kemudian naik melalui tangga kita dapat melihat bibit hasil okulasi dan pohon-pohon unggulan yang di kembangkan diantaranya adalah durian Monthong, jambu Citra Thailand, jambu Jamaika, sirkaya sedikit biji, jambu sukun, kelengkeng Diamond River dan kelengkeng Itoh.

06 Agustus 2011

Kunjungan Kelompok Tani Bersama Dinas Pertanian, Perkebunan, Dan Kehutanan Kabupaten Banyumas Part II






Kunjungan Kelompok Tani Bersama Dinas Pertanian, Perkebunan, Dan Kehutanan Kabupaten Banyumas Part II

Beberapa waktu yang lalu Kebun durian Antapsari mendapat kunjungan tamu istimewa dari Kelompok Tani Banyumas yang di dampingi dari Dinas Pertanian, Perkebunan, Dan Kehutanan Kabupaten Banyumas. Disamping dari pihak perwakilan Kabupaten Brebes dari Dinas yang sama untuk wilayah tingkat Kecamatan Tonjong juga ikut hadir yaitu Bapak Sarji.

Banyaknya antusiasme Kelompok Tani Banyumas mengikuti kegiatan Pelatihan Petani dalam rangka Konservasi Lahan Pertanian Mendukung Hortikultura Tahun 2011 di Kebun Durian Antapsari menambah hangatnya suasana diskusi yang terjalin begitu komunikatif. Termasuk ketika sedang melaksanakan kegiatan keliling sekitar Kebun Durian Antapsari yang di ikuti oleh 60 peserta Kelompok Tani Banyumas. Banyak yang mengajukan berbagai pertanyaan berkaitan sekitar penanaman Pohon Durian di lokasi Kebun Durian Antapsari.

17 Januari 2011

BUAH YANG MURUNG

BAGI PARA PENGEMAR DURIAN ANTAP SARI

BAGI PARA PENGEMBAR DURIAN PADA MUSIM INI DURIAN KEBUN KAMI SEDANG MENGALAMI HAL YANG MENGECEWAKAN PARA PENGEMBARNYA KARENA MUSIM TAHUN INI BUAHNYA MURUNG DAN UNTUK BUAH YANG LAINYA PUN SAMA
DEMIKIAN PEMERITAHUAN DARI KAMI SEMOGA MENJADIKAN MAKLUM

TTD

KEBUN DURIAN ANTAP SARI

06 Desember 2010

Penyakit Tanaman Durian



CONTOH TANAMAN YANG SEHAT





CONTOH PENYAKIT JAMUR PHITOPTHORA





CONTOH PENYAKIT JAMUR PHITOPTHORA




CONTOH POHON YANG TERSERANG PENYAKIT JAMUR PHITOPTHORA







CONTOH POHON YANG TERSERANG PENYAKIT JAMUR PHITOPTHORA

14 Agustus 2010

Jenis Buah Unggulan


Jambu Batu Merah Tanpa Biji




JAMBU CITRA THAILAND



07 Agustus 2010

STUDI BANDING PETANI BINAAN DAS HULU HORTIKULTURA KABUPATEN BANYUMAS





KUNJUNGAN DINAS PERTANIAN, PERKEBUNAN, DAN KEHUTANAN BERSAMA KELOMPOK TANI KABUPATEN BANYUMAS DI KEBUN DURIAN ANTAPSARI

Pada hari ini Kebun Durian Antapsari kembali mendapat kunjungan dari Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Banyumas bersama Kelompok Tani Kabupaten Banyumas. Rombongan kelompok tani sampai di Kebun Durian Antapsari datang menggunakan transportasi bis berjumlah 4 dengan keseluruhan peserta kelompok tani berjumlah 70 orang termasuk dengan petugas pendamping dari dinas terkait. Datang berkunjung ke lokasi Kebun Durian Antapsari kurang lebih pada pukul 10.15 WIB yang di sambut oleh Kabid Perencanaan Kecamatan Tonjong Bapak Suraji dan beberapa petugas lainnya serta pihak pengelola Kebun Durian Antapsari tentunya yaitu Bapak Moch. Subhanudin. Meskipun tidak di hadiri Bapak H. Herry Saheri selaku Pimpinan Kebun Durian Antapsari tetapi tidak mengurangi acara maupun kegiatan yang di laksanakan.
Setelah beramah tamah sejenak dan bertempat di rumah panjang balai-balai lesehan, sambil melepas lelah sejenak, kelompok tani kabupaten Banyumas tampak menyimak sesi dialog interaktif dengan nara sumber. Antusiasme tampak tergambar jelas di mana dialog terus berkesinambungan satu sama lain. Termasuk banyaknya para kelompok tani yang tampak haus dengan ilmu pengetahuan yang di dapat dari nara sumber dan ingin di terapkan di masing-masing wilayahnya dari hasil dialog interaktif yang terjadi. Tidak hanya dialog yang terjadi di dalam balai-balai rumah panjang tetapi juga di lanjutkan di luar sekitar lokasi Kebun Durian Antapsari. Sambil menikmati sejuknya udara di alam pegunungan dan di bawah pohon durian, rombongan kelompok tani dari Kabupaten Banyumas tampak setia mendengarkan penjelasan dari nara sumber. Selain itu Kelompok Tani dari Kabupaten Banyumas juga melihat - lihat di sekitar lokasi ternak sapi di kandang yang ada di dekat lokasi Kebun Durian Antapsari.
Selanjutnya sebelum acara selesai di laksanakan di Kebun Durian Antapsari, rombongan Kelompok Tani Kabupaten Banyumas di dampingi pendamping dari Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Banyumas langsung bersantap siang dengan menu khasnya Kebun Durian Antapsari yang memang telah siap di sajikan. Banyaknya komentar Kelompok Tani Kabupaten Banyumas yang rata-rata sangat senang dan puas seta menikmati tukar pengalaman dan informasi menjadi oleh-oleh cerita yang tak terlupakan bagi mereka. (db.dok)

05 Agustus 2010

KUNJUNGAN DINAS PERTANIAN PURBALINGGA DAN KELOMPOK TANI PURBALINGGA DI KEBUN DURIAN ANTAPSARI
































KUNJUNGAN DINAS PERTANIAN,PERKEBUNAN, DAN KEHUTANAN PURBALINGGA DI KEBUN DURIAN ANTAPSARI


Tadi siang bertempat di Kebun Durian Antapsari Brebes kedatangan kunjungan dari Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Purbalingga. Hal tersebut di laksanakan dalam rangka pelaksanaan Kegiatan Konservasi DAS Hulu Kawasan Hortikultura Tahun 2010 dan juga mengadakan "Pelatihan Petani Konservasi DAS Hulu" yang di lanjutkan dengan kunjungan lapang/fieldtrip dengan jumlah peserta 50 petani dan 10 petugas. Selain itu juga hadir Kepala Koordinator Program Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes yaitu Bapak Suraji beserta rombongan.
Datang dengan menggunakan 2 bis ukuran sedang dan beberapa kendaraan pribadi, rombongan kelompok tani dari Kabupaten Purbalingga yang tidak pernah absen untuk datang ke Kebun Durian Antapsari tiap tahun di sambut oleh Kepala Koordinator Program Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes dan Pihak Pengelola Kebun Durian Antapsari yaitu Bapak Much. Subhanudin, SP atau lebih akrab dengan sapaan mas Uhan. Dan langsung menuju ke tempat yang telah di sediakan dengan menu santap siang yang telah di siapkan sebelumnya.
Sambil melepas lelah di rumah panjang dan menikmati santap siang dengan menu "ala khas Kebun Durian Antapsari", kelompok petani kemudian langsung sholat dhuhur dan di lanjutkan dengan mendengarkan materi yang telah di siapkan untuk di sampaikan oleh pihak panitia dan Pengelola Kebun Durian selaku nara sumber. Antusiasme datang silih berganti mendengarkan dan saling tanya jawab terjadi dalam pemaparan informasi yang di sampaikan oleh pihak pengelola Kebun Durian Antapsari dan kelompok tani. Setelah selesai kemudian di lanjutkan dengan sesi beramah tamah dan meninjau sekitar lokasi Kebun Durian Antapsari.

22 Juni 2010

"Beternak Sapi Di Kebun Durian Antapsari"





Di Kebun Durian Antapsari kini telah bertambah dengan mencoba untuk belajar beternak sapi. Adapun sapi yang di ternak saat ini adalah jenis sapi ongol berwarna putih dan coklat. Sudah untuk yang kedua kalinya kita mencoba ternak sapi ongol dengan jumlah 10 ekor di kandang saat ini, dan di ternak khusus untuk penggemukan saja. Dan kira-kira setelah 5 atau 6 bulan kemudian berat badannya sudah bertambah dengan di tandai badannya juga gemuk, sehat, dan tidak memiliki penyakit, maka siap untuk di jual kembali.
Sapi jenis ongol ini kita beri pakan setiap harinya dengan memanfaatkan tanaman rumput gajah di sekitar lokasi Kebun Durian Antapsari yang memang sangat banyak. Selain itu juga dengan pemberian pakan dari jerami padi yang telah di fermentasikan dengan cara khusus sehingga sapi pun menjadi nafsu untuk memakannya.
Untuk beternak sapi ada beberapa syarat yang di penuhi diantaranya
1. lokasi
Lokasi beternak sapi sangat menentukan sapi apa yang akan di budidayakan apabila di daerah situ hanya terdapat rumput dan jerami maka sapi yang di budidayakan adalah sapi pembesaran tetepi apabila lahan padang pengembalaan luas maka pelihara sapi betina,tapi apabila persyaratan pakan seperti bekatul, ampas tahu, bungkil dll tersedia maka dapat di pelihara sapi pengemukan .
2. Pemelian sapi
dalam memebeli sapi ada 6 syarat diantaranya
1.pembelian jangan terlalau mahal
Dalam pembelian sapi sebaiknya lihat pasar jangan terlalau mahal sehingga pada waktu penjualan akan mendapat untung
2. Kwalitas sapi bagus
Untukkwalitas sapi dapat dilihat dengan ciri-ciri
- Pada bagian depan kepala terlihat segi 4
- Bagian badan berbentuk segi 4
- Bulu halus
- Ekor pendek dan meruncing
- Kulit sapi tidak terlalu tebal atau tipis
- Tulang iga bulat tidak lurus
- Tanduk kecil
- Mata bersinar
3. Nafsu makan
Nafsu makan sapi dapat di lihat dengan rangsum yang di berikan apabila habis berarti makannya bagus
4. Makanan memenuhi syarat
ada contoh makan yang di berikan untuk sapi pengemukan pemberian makan adalah 10 % dari bobot badan
- ampas tahu 70 %
- bekatul 5 %
- garam 0,25 %
- bungkil kelapa 2 %
- kulit ketela 15 %
- rumput 10 %
5.Perawatan
Perawatan dapat dilakukan dengan pembersihan kandang dan memandikan sapi minimal 1 minggu satu kali
6. Latar belakang sapi
Sapi yang akan di beli sebaiknya sapi yang tidak beda jauh dengan induknya jangan terlalau berbeda dari jauh bentuk aslinya

02 Februari 2010

Petunjuk Jalan Ke Antap Sari

JALUR UTAMA:
Untuk bisa mencapai Kebun Durian Antap Sari, dari pertigaan pasar Linggapura, ambil arah kanan bagi anda yang dari arah Bumiayu, atau belok kiri bagi anda yang dari arah Prupuk. Setelah itu anda akan menemui pertigaan, ambil arah kiri. Kemudian jalan akan naik karena ada jembatan kecil, lalu jembatan agak panjang disusul jembatan panjang. Disebelah kiri ada Gedung Sekolah SMP Negeri Tonjong, di sebelah kanan ada Kantor Kecamatan Tonjong. Sementara didepan ada perempatan. Ambil arah kanan*). Jalan ini hanya satu, ikuti terus hingga sekitar 1-2 km. Setelah ada pertigaan dengan ciri-ciri ada pos Ojek di kanan jalan maka ambil kiri. Akan melewati kampung, Gedung SD dan selepas itu tinggal hamparan sawah di kanan kiri jalan. Jalan akan turun tajam karena ada jembatan dan naik kembali. Didepan ada pertigaan dengan ciri-ciri ada Madrasah Ibtidaiyah Kutayu. Ambil jalur kanan dan akan memasuki perkampungan desa Kutayu. Setelah keluar perkampungan, jalan turun dan naik (tegalan) sampai ke hamparan sawah. Jalan kembali naik tajam sekali (gunakan gigi 1) hingga tebing perbukitan. Kebun Durian Antap Sari Sudah didepan Mata.

*)JALUR ALTERNATIF:
Sebagai jalur alternatif disebabkan seringnya jalan terputus akibat hujan deras, di perempatan kantor Kecamatan Tonjong, bisa ambil jalur lurus (Purwodadi). Kemudian di pertigaan (T) ambil kanan dan masuk kampung. Setelah keluar perkampungan akan ada jembatan kecil dan memasuki hamparan sawah. Kembali masuk kampung, ada pertigaan naik, lurus saja baru ambil kanan. Akan ada pertigaan T ambil kiri, lalu menyusuri tegalan (naik) berpohon lebat kanan tebing, kiri jurang. (penuh tantangan khan?) hingga keluar ke area persawahan. Masuk kampung lagi melewati SD dan SMA lalu ketemu dengan pertigaan Madrasah Ibtidaiyah Kutayu. Ambil jalur lurus dan masuk perkampungan desa Kutayu

30 Oktober 2009

Kebun Durian Antap Sari




UNTUK MENDAPATKAN UP-DATE BERITA

SILAHKAN [KLIK DISINI]




SELAMAT DATANG...

di Blog resmi Kebun Durian Antap Sari. Anda bisa mendapatkan berbagai informasi tentang Kebun Durian Antap Sari mulai dari LOKASI kebun, GRIYA Antap Sari, PROFIL Antap Sari, JENIS TANAMAN yang ada di Antap Sari, cara BUDIDAYA Durian Unggul, Cara Penanaman, GALERI FOTO dan lain-lain.

************

PANEN RAYA DURIAN TAHUN 2012

Kebun Durian Antap Sari sejak awal Januari 2012 telah memulai panen Durian. Bagi para penggemar durian... silahkan kunjungi kebun kami...

Bagi anda yang berminat untuk mengunjungi Kebun Durian Antap Sari dalam jumlah besar (Rombongan) kami harapkan untuk menghubungi Call Center kami di 08121589521. Semua itu demi kepuasan customer kami.

*** PETUNJUK JALAN KE KEBUN ANTAP SARI ***







23 Oktober 2009

Geleri Foto Antap Sari



PENERIMAAN PENGHARGAAN DARI GUBERNUR BAPAK MARDIANTO SEBAGAI KEBUN DURIAN TERBAIK SE JAWA TENGAH TAHUN 2004



Kunjungan Antap Sari Ke kebun Tebas Pontianak, Kalimatan Barat


Kunjungan Bupati Cilacap & Ibu Tatto S. Pamuji



Kunjungan Touring Peduli Sosial




Kunjungan Siswa Siswi SMP




Kunjungan Anggota Dewan Blitar



Kunjungan Dinas Pertanian Propinsi Jateng


Studi Banding Antap Sari ke Thailand


Kunjungan mahasiswi Belanda


Kunjungan Mahasiswa Swedia


22 Oktober 2009

Apa saja yang ada di Antap Sari?

Kebun durian antap sari mempunyai merupakan kebun buah yang mengembangkan beberapa jenis tanaman yang sedang atau sudah di budidayakan diantaranya:

1. Durian Monthong



Durian Monthong adalah durian introduksi dari Negara tetangga yaitu Thailand. Durian monthong merupakan durian yang mempunyai keunggulan dari pada durian unggul lainya , diantaranya mempunyai tebal daging 2-3 cm, mempunyai kulit yang tipis 0,5-1 cm,mempunyai daya simpan yang lama selama 7 hari buah tidak pecah, mempunyai adaptasi yang tinggi dari 25m dpl sampai dengan 300 m dpl bahkan ada beberapa pekebun menanam durian monthong dengan ketinggian 700 m dpl dan pertumbuhan dan pembuahanya cukup bagus walupun memerlukan perawatan yang jauh lebih intensif. Durian montong apabila di tanam di dataran rendah jauh lebih baik tetapi tidak terkena air asin dan tanah tidak tergenang apabila terkena air hujan.
Ketersediaan bibit : ada

2. Durian Sitokong


Durian Sitokong merupakan durian unggul nasional dan merupakan salah satu durian yang di kembangkan di kebun durian Antap Sari durian sitokong merupakan durian yang pertama di tanam dan merupakan durian yang tertua di tanam di kebun jumlah jauh lebih sedikit di bandingkan dengan durian monthong karena durian sitokong kurang cocok ditanam di bandingkan dengan monthong disamping daging buahnya lebih tipis dan daya simpan yang lebih pendek.
Ketersediaan bibit : tidak di kembangkan

3. Sirkaya Australia.


Sirkaya Australia ini baru di kembangkan di kebun. Buah pertama setelah di tanam selama dua tahun sebesar 8 ons dan pada buah kedua terbesar 9 ons dan sekarang sedang di kembangkan. Sirkaya ini tidak seperti sirkaya pada umumnya kalau sirkaya local yang cenderung setiap sekat megandung biji sedangkan sirkaya ini hanya mempunyai biji 10 sampai 20 butir per buah.
Ketrsediaan bibit : ada

4. Klengkeng Diamond River


Kelengkeng ini berasal dari cina tetapi banyak di kembangkan di Malaysia mempunyai ciri-ciri berdaun panjang tetapi daunnya bergelombang cocok di kembangkan pada ketinggian 350-400 m Dpl. Dagingnya manis sampai 18 brix tapi airnya sangat banyak begitu kulit dibuka air lagsung membanjiri tangan, jari-jari terasa lengket kalau terkena cairan itu. Daging buah tebal dan bebiji kecil.
Ketersediaan bibit : ada

5. Kelengkeng Itoh


Kelengeng asal Thailand ini mirip diamond river tetapi daunnya lebih panjang. Merupakan tanaman yang cepat berbuah dan produksinya lumayan tinggi buahnya lebih kering tetapi masih berbiji besar.
Ketesediaan buah : ada

6. Kelengkeng Ping Pong


Buah asal Vietnam ini sekarang banyak dikembangkan karena ukuran buahnya yang besar tetapi masih mempunyai biji yang besar seiring dengan buahnya yang besar. Kelengkeng ini baik di kembangkan di dataran di bawah 100 m Dpl.
Ketersediaan bibit : Belum ada

7. Jambu Batu Sukun


Jambu batu sukun merupan jambu local yang hampir punah. Jambu ini di kembangkan karena mempunyai keunggulan yakni tidak berbiji. Bentuknya yang tidak seperti jambu batu biasa yang cenderung bulat ini agak berbentuk segi empat. Disamping aroma jambu yang terasa rasa renyah pada buah yang khas yang menimbulkan jambu ini merupakn jambu yang sedang di minati pegunjung kebun.
Ketersediaan bibit : ada.

8. Jambu Air Citra


Jambu air citra Merupakan salah satu jambu air unggulan yaitu jambu yang merah hati dengan rasa yang renyah dan gurih tanpa biji dan kalau dibudidaya dengan baik bias sebesar gelas minuman atu seberat 3 ons. Jambu citra ini dapat tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi sampai dengan 400 dpl.
Ketrsedian bibit : ada

9. Jambu Jamaika


Jambu jamaika merupakan jambu sejenis jambu bol yang mempunyai rasa yang renyah dengan sedidikit asam sehingga memberikan rasa segar bila di nikmati
Ketersediaan bibit: ada.